Wednesday, June 3, 2009

MARKET TODAY

Market Flash

Þ US : Lanjutkan Rally 4 Hari Berturut-turut

News Highlight

Economic News

Þ Economic: Dana Asing di SBI Capai Rp23.15 tn (6.6% dari Total SBI)

Corporate News

Þ FREN : Mobile-8 digugat pailit

Þ BISI : BISI akan lunasi utang Rp 350 M

Þ SMGR: Capex jadi Rp 6 Triliun

Rumours

Þ Harga saham BNBR berpotensi menuju level Rp 100-150 dalam jangka pendek. Sumber mengungkapkan, semakin jelasnya restrukturisasi hutang akan dijadikan momentum kenaikan harga BNBR. Selain itu, persiapan proyek pemipaan Kalimantan-Jawa dan perbaikan kinerja perseroan juga berdampak positif terhadap harga BNBR.Kabarnya, California Public Employee's Retirement System berminat membeli saham perseroan untuk menguasai anak usahanya.

Þ Rencana SIPD melakukan reorganisasi guna menghilangkan saldo defisit akan dimanfaatkan sejumlah broker untuk mengangkat harga saham SIPD menuju level Rp 85-100 dalam jangka pendek. Menurut sumber, reorganisasi itu dapat memperbaiki kinerja keuangan. Perseroan akan meminta persetujuan pemegang saham dalam RUPS dalam waktu dekat. Selain itu, ekspansi usaha ke Indonesia Timur juga bakal memicu kenaikan harga SIPD.

Corporate Action

Þ Cum-dividen AUTO sebesar Rp179/saham.

Þ Cum-dividen TURI sebesar Rp168/saham.

Þ Ex-dividen Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP) sebesar Rp150/saham.

Technical Picks

Þ IHSG (1.998,6) – Evening Doji Star

Þ BBCA (Rp 3.550) – Sell on Strength

Þ ITMG (Rp 21.900) – SELL

Þ JSMR (Rp 1.610) – Sell on Strength

KLIK TO DOWNLOAD FULL REPORT



Market Flash

“Perhatikan doji IHSG” kita menyarankan 2-3 hari untuk mengkonfirmasinya.

Dow Jones: Bursa US kembali naik dalam 4 hari berturut-turut seiring rally pada saham farmasi dan kesehatan serta optimisme membaiknya pasar perumahan di US. Sentimen positif ini menghapus sentimen negatif dari beberapa emiten yang menjual sahamnya untuk menghimpun dana pembayaran bail-out.

Dow +0.2% ke, S&P500 +0.2% ke level tertinggi dalam 7 bulan terakhir, dan Nasdaq +0.4%. Sektor perumahaan menjadi pendorong penguatan Dow dengan D.R. Horton Inc. dan Pulte Homes Inc. naik 3.5% dan sektor farmasi setelah presiden Obama meminta Kongres untuk mempercepat proses pembaharuan jaminan kesehatan di US. Sektor finansial kembali terkoreksi setelah JP Morgan Chase&Co dan American Express Co. terkoreksi akibat penjualan sahamnya untuk menghimpun dana.

Regional Pagi: Saham Jepang mengarah pada penguatan dalam 6 sesi berturut-turut setelah penguatan dalam Wall Street, dengan saham real estate seperti Mitsui Fudosan Co. menguat. Nikkei 225 (+0.7%) 9,774.01. KOSPI INDEX (-0.40%) 1,407.18. S&P/ASX 200 INDEX (+0.34%) 3,968.90. Straits Times (+0,53%) 2,388.43.

Commodity: Harga minyak turun di New YOrk seiring trader menjual kontrak untuk mendapatkan keuntungan setelah harga menyentuh level tertinggi selama 7 bulan kemarin di mana investor mengincar pembelian komoditas. Harga minyak pengiriman bulan Juli turun 57 sen (+0,8%) menjadi $67.98 per barel di NYMEX. kemarin, harga minyak mencapai $68.55/a barrel. Harga naik 53% tahun ini. Gold (+0.14%) $985.8, Light Crude Oil (-0.6%) $68.14/barrel, Natural Gas (-0.3%) $4.11/mmbtu.

Suryadi@etrading.co.id, Research Team

Economic news

Economic: Dana Asing di SBI Capai Rp23.15 tn (6.6% dari Total SBI)

Per akhir Mei, porsi dana asing yang masuk ke SBI mencapai Rp23.15 tn atau sekitar 10.5% dari total SBI yang mencapai Rp220.21 tn atau terdapat kenaikan dari bulan sebelumnya sebesar Rp7.88 tn (+3%). Kenaikan dana asing di SBI disebabkan membaiknya persepsi global terhadap Indonesia. (kontan/li)

Corporate news

FREN : Mobile-8 digugat pailit

PT Mobile-8 Telecom telah memenuhi panggilan Niaga Jakarta pada persidangan perkara kepailitan. Panggilan tersebut menyusul surat permohonan penundaan kewajiban pembayaran utang yang diajukan Java Investment Advisory Group Incorporated dan Precise Cicle Ltd. Kedua perusahaan tersebut mengaku sebagai pemegang obligasi yang diterbitkan Mobile-8 senilai US$100 juta. Alasan diajukannya permohonan karena tidak dibayarnya total utang pokok, bunga dan denda obligasi. (Investor/dki)

BISI : BISI akan lunasi utang Rp 350 M

PT Bisi Internasional akan melunasi utang senilai Rp 350 M secara bertahap kepada BRI. Pelunasan utang bertujuan untuk menurunkan rasio utang terhadap ekuitas perseroan menjadi nol tahun ini. Dirut BISI mengatakan dana pelunasan utang berasal dari kas internal. Perseroan tidak membagikan dividen karena dana yang ada akan digunakan untuk melunasi utang perusahaan tahun ini. (Investor/dki)

SMGR: Capex jadi Rp 6 Triliun

SMGR merevisi belanja modal dari US$ 1,3 miliar (Rp 14,33 triliun) jadi Rp 6 triliun guna pembangunan pabrik baru dan pembangkit listrik. Dana tersebut berasal dari kas internal sebesar Rp 3 triliun dan sisanya pinjaman bank. (bisnis/nz)

ADRO: Genjot Penjualan ke China dan India

ADRO berpeluang menggenjot penjualan batu bara ke China hingga 4,5 juta ton dan India hingga 4 juta ton, menyusul indikasi pemulihan ekonomi global yang berpotensi meningkatkan permintaan sumber energi itu. (bisnis/nz)

No comments: