Market Flash
Þ GDP Indonesia di umumkan Hari ini
Company Focus
Þ Domestic Cement gain in April, +7%MoM
News Highlight
Economic News
Þ Economic: Ekonomi Tumbuh 4,4-4,6%
Þ Economic: Tarif 13 Ruas Tol Dipastikan Naik Agus09
Corporate News
Þ ELSA: Pertamina Anggarkan U$92 Juta, Beli 37,15% saham
Þ SMDR: Berniat Bentuk 3 Anak Usaha Induk, Rp4,24 T
Þ KLBF: Bagi Dividen Rp12,5/saham
Þ IGAR: Bagi Dividen Rp3/saham
Rumours
Þ Harga saham CPRO berpeluang ke Rp200/saham seiring dengan adanya rencana rights issue dengan harga Rp200/saham, Selan itu, kreditor asing menyetujui konversi utang perseroan menjadi saham. (investor/fz)
Þ Cermati saham TINS. Rencana akuisisi PT Kobatin dikabarkan telah disetujui menneg BUMN dan dalam waktu dekat ini akan diumumkan kepada publik. Harga sahamnya berpotensi menguat. (investor/fz)
Þ Dikabarkan Bakrie Capital akan menjual BTEL kepada investor strategis seharga Rp200/saham. Namun, belum diketahui siapa yang menjadi pembeli saham perseroan. (kontan/fz)
Corporate Action
Þ (15/5/09), Ex dividen PT Trada Maritime Tbk (TRAM) sebesar Rp2/saham
Technical Picks
Þ ANTM (Rp 1.990) – SELL
Þ BMRI (Rp 2.600) – SELL
Þ BTEL (Rp 153) – SELL
Þ INCO (Rp 3.300) – Buy on Weakness
KLIK TO DOWNLOAD FULL REPORT
Market Flash
Hari ini pengumuman GDP, perkiraan konsensus naik 4,4%. Angka ini lebih rendah dari sebelumnya 6,1% 4Q08. Indonesia masih memcatat petumbuhan, sementara negara seperti Jepang, US dan Eropa sudah mencatat pertumbuhan negative untuk beberapa kuartal. Ekonomi Indonesia masih di dukung oleh konsumsi domestik dan belanja negara yang berkisar 60% dari total ekonomi. Sementara data export 1Q09 masih lebih besar dari import dan mencatat surplus $4,3bn di 3M09, namun penurunan akan terlihat dari investasi.
Market terkoreksi tajam kemarin, IHSG -3,6% dan dibawah level 1,800 atau tepatnya 1,785. Saham Indonesia saat ini sudah tidak murah secara PER, namun ini tidak terjadi hanya di indonesia tetapi global. Saya sedikit berbeda pendapat dengan beberapa institusi yang masih ragu dengan rally dari saham 2 bulan terakhir ini. PER bukan menjadi valuasi yang bisa menjadi acuan di saat krisis seperti ini. Karena “E” masih tidak bisa di perkirakan tetapi Nilai Asset bisa menjadi alasan kenapa market kita rally. Saat ini market sudah memasuki tahap recovery sentimen terhadap riskier asset seperti saham, selanjutnya pertumbuhan akan mengkonfirmasi bullish trend dari market Indonesia.
Dow Jones: Ternyata perkiraan penggangguran di US berkurang meleset, minggu lalu banyak masyarakat US mengisi klaim 'unemployment-insurance' sebagai akibat dari bangkrutnya Chrysler LLC. Menurut data departemen tenaga kerja US, tingkat pengangguran meningkat sampai 637.000 sampai minggu lalu. Kebangkrutan yang terjadi pada Chrysler, sepertinya akan diikuti oleh General Motors Corp. Daftar gaji menurun sebanyak 539.000 pada bulan April dan tingkat pengangguran naik menjadi 8.9%.
Sebanyak 5.7 juta pekerjaan hilang sejak resesi dimulai. Sebanyak 22 perkebunan di US yang memiliki 26.800 pekerja kontrak telah tidak berproduksi sejak 1 Mei lalu. Supplier otomotif juga akan memangkas pekerjanya jika pabrik mereka tutup. General Motors, memiliki deadline sampai 1 Juni untuk melakukan restrukturisasi agar terhindar dari kebangkrutan. GM telah berencana untuk menutup 13 pabriknya sementara palin lama selama 9 minggu. Indeks S&P 500 +1.04% menjadi 893.07, Dow Jones +0.56% menjadi 8,331.32, dan Nasdaq +1.5% menjadi 1,689.21.
Regional Pagi ini: Saham Asia rebound pada Jumat (15/5) dari penurunan tajam pada sesi sebelumnya, dengan penguatan pada Wall Street. Saham Jepang menguat seiring pelemahan yen menopang eksportir, di mana Sony Corp, menguat walaupun kerugian diprediksikan tetap terjadi tahun ini. Mizuho Financial Group (-3%), yang akhirnya berencana menghimpun dana 800 miliar yen. Nikkei 225 (+1%) 9.187,79. (marketwatch/nz) S&P/ASX 200 (+1,82%) 3.791,00. Kospi (+1,20%) 1.397,49. (bloomberg/nz)
Commodity: Gold (-0.26%) $926/oz, Light Crude Oil (+0.3%) $58.77/barrel, Natural Gas (-0.1%) $4.29/mmbtu, CPO (-3.5%) 2.762 RMY, Nickel (-2.41%) $12.150/ton, Tin (-2.3%) $ 13.575/ton.
Suryadi@etrading.co.id, Research Team
Domestic Cement gain in April, +7%MoM
Konsumsi semen naik 7% MoM menjadi 2,8juta ton, namun total produksi semen dari producen turun derastis 46% MoM. Produsen cenderung menutup pabrik yang mengkonsumsi energy terbesar. Penurunan permintaan semen karena turunnya pasar property membuat produsen mengurangi supplai.
Jakarta masih menjadi pasar terbesar dan tumbuh 10% di bulan April ’09. Ini menguntungkan perusahaan yang mempunyai brand kuat dan distribusi yang bagus di jawa, yaitu Holcim (SMCB.JK, Buy, TP:960) and Semen Gresik (SMGR.JK, Buy, TP:4,713).
KLIK TO DOWNLOAD FULL REPORT
suryadi@etrading.co.id
Economic news
Economic: Ekonomi Tumbuh 4,4-4,6%
Ekonomi Indonesia diprediksi tumbuh 4,4-4,6% yoy pada 1Q09. Konsumsi masyarakat dan pemerintah menjadi pendorong utama pertumbuhan ekonomi. PDB 1Q09 sedikit melambat sebagai dampak krisis global, namun ada 3 sektor yang dapat menopang ekonomi, yaitu musim panen sektor pertanian, tingkat konsumsi masyarakat tetap terjaga, dan konsumsi pemerintah menunjukkan tanda-tanda peningkatan seiring pelaksanan beberapa program stimulus penggerak ekonomi. (investor/nz)
Economic: Tarif 13 Ruas Tol Dipastikan Naik Agus09
Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) memastikan akan menaikkan tarif 13 ruas tol pada Agustus09. Tarif ruas Tangerang-Merak melonjak untuk kendaraan golongan I (sedan dan minibus) mencapai 55% jadi Rp28.000 dari tarif terjauh saat ini Rp18.000.
Adapun,9 ruas tol yang dikelola JSMR akan naik meliputi Jagorawi, Jakarta-Tangerang, Surabaya-Gempol, Padalarang-Cileunyi, Belawan-Medan-Tj. Morawa, Semarang Seksi A,B,C, Cikampek-Padalarang I&II, Palimanan-Kanci, JORR E1,E2,E1-3,W2-S2,E3,E1-4. (bisnis/fz)
Corporate news
ELSA: Pertamina Anggarkan U$92 Juta, Beli 37,15% saham
PT Pertamina menyiapkan dana U$92 juta atau Rp953 miliar untuk membeli 37,15% saham ELSA dari PT Tridaya Esta. Itu berarti, harga penawaran bisa mencapai hingga Rp380/saham atau lebih rendah dari harga saat ini Rp380/saham. Sementara itu, Danareksa selaku penasihat keuangan menyatakan belum mengetahui besaran dana yang disiapkan. (investor/fz)
SMDR: Berniat Bentuk 3 Anak Usaha Induk, Rp4,24 T
Hingga 2011, SMDR akan membentuk tiga anak usaha induk (sub-holding) meliputi sektor pelayaran, logistik, dan terminal dengan nilai minimal Rp4,24 triliun. Pendanaan berasal dari 20% kas internal dan akan pinjaman bank sebesar Rp2,42 triliun.
Sementara itu, perseroan akan membagikan dividen 2008 sebesar Rp225/saham atau Rp36.845.100.000 yang akan dibagikan pada :
Cum dividen : 4 Juni09
Ex dividen : 5 Juni09
Recording date : 9 Juni09
Payment date : 23 juni09. (bisnis/fz)
KLBF: Bagi Dividen Rp12,5/saham
RUPS menyetujui KLBF membagikan dividen 2008 sebesar Rp12,5/saham atau Rp118 miliar (16,69%) yang akan dibagikan pada Juli09. (investor/fz)
IGAR: Bagi Dividen Rp3/saham
IGAR akan membagikan dividen 2008 sebesar Rp3/saham yang akan dibagikan pada:
Cum date : 4 Juni09
Ex date : 5 Juni09
Recording date : 9 Juni09
Payment date : 23 Juni09 (investor/fz
Thursday, May 14, 2009
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
No comments:
Post a Comment