Þ US : Khawatir akan Hasil Stress Test, Saham US Turun
News Highlight
Corporate News
Þ MEDC: Akan Jual Blok 47 Libya
Þ BUMI: Telah Terbitkan MTN U$83,34 Jt
Þ ENRG: Peroleh 2 Kontrak Gas Batubara di Kalimantan
Þ ELSA: Pertamina Tunjuk Danareksa untuk Beli Saham Elnusa
Þ LSIP: Bagi Dividen Rp 208/saham
Þ TMAS: Cari Utang Rp110 M
Þ MLBI: Sepakati Bagi Dividen Rp15.000/saham
Rumours
Þ Kabarnya, Arifin Panigoro akan menyuntikkan dana untuk ekspansi usaha SDRA. Selain itu rencana pembagian dividen dan sentimen penurunan BI rate akan memicu penguatan harga saham perseroan. (investor/fz)
Þ SSIA dikabarkan akan mendapat proyek jalan tol dan berpeluang menjadi operatornya. Rencana diversifikasi uasaha tersebut telah mendapat persetujuan dari pemegang saham. (investor/fz)
Corporate Action
Þ (6/5/09), Cum-dividen Ace Hardware Indonesia ( ACES) sebesar Rp7,6/saham.
Technical Picks
Þ JSMR (Rp 1.190) – SELL
Þ PTBA (Rp 9.550) – SELL
Þ BBRI (Rp 6.300) – Sell on Strength
Þ TINS (Rp 1.650) – Sell on Strength
Download Full Report Technical Shot
Market Flash
Profit taking pada IHSG kemarin cenderung memberi signal kelelahan dari rally saham. Hasil stress-test bisa menjadi alasan untuk profit taking. MEDC mengumumkan rencana penjualan 50% saham block Area 47 di Lybia, menjadi sentimen positive untuk pergerakan sahamnya. Verenex pemegang 50% saham sisanya, telah setuju untuk menjual ke CNOOC dengan harga USD400 juta. Saat ini market cap MEDC adalah USD873 juta.
Dari ekonomi BI rate turun 50bps menjadi 7,25% kemarin, lebih rendah dari perkiraan kita dan konsensus 25bps. Bank di perkirakan akan menurunkan Lending rate mereka meskipun pada level terbatas melihat NPL yang masih meragukan.
Kita memperkirakan hari ini IHSG akan side-way, investor ragu dengan rally sepanjang dua bulan terakhir ini. Apakah ini “bear market rally” atau market rebound? Padangan saya, apapun itu market turnover telah kembali sekitar Rp4-6tn di bandingkan akhir tahun 2008 hanya Rp1-2tn. Turnover bisa menjadi support untuk penurunan IHSG, dan say bye to IHSG 1.400.
Dow Jones: Saham US jatuh untuk pertama kalinya dalam 3 sesi akibat spekulasi yang tumbuh bahwa hasil strees test pemerintah akan menunjukkan beberapa bank akan membutuhkan modal tambahan dan rendahnya harga minyak memicu penurunan untuk produsen komoditas. Saham KeyCorp dan Fifth Third Bancorp turun sedikitnya 5.4% setelah The Fed bersiap-siap untuk mengumumkan hasil evaluasi dari lembaga-lembaga keuangan, Legg Masson -17% setelah investor menarik dana sebesar $44 milyar.
Indeks S&P 500 -0.4% ke level 903.8, Dow Jones -0.2% menjadi 8,410.65 dan Nasdaq -0.54% 1,754.12. Rebound yang terjadi membalikkan $2.3 triliun nilai saham America setelah S&P jatuh sebesar 57% sejak 2007. The Fed merencanakan untuk mengirimkan hasil stress test kepada eksekutif bank yang kemungkinan menunjukkan sebanyak 10 perusahaan membutuhkan modal tambahan. Pemerintah telah mengatur untuk mendiskusikan publikasi hasil stress test setelah bursa tutup pada tanggal 7 Mei mendatang. Saham Fifth Third Bancorp -5.4% menjadi $4.57, KeyCorp -6.1% menjadi $6.59. Bernanke mengatakan, apabila terjadi guncangan lainnya terhadap sistem keuangan, maka perkiraan The Fed bahwa ekonomi US akan perlahan-lahan pulih dapat meleset.
Regional Pagi ini: Kospi bolak balik sekitar break-even point, -0,1% dalam pembukaan pagi yang dikarenakan kerugian dari produsen mobil. Hyundai Motor -1,2% dan juga Kia Motors. Saat ini, Kospi (-0,08%) 1,396,76. S&P/ASX 200 dibuka (-0,03%), namun New Zealand's NZSX 50 +0,5%. Saat ini, S&P/ASX 200 (+0,13%) 3.895,50. Tokyo Stock Exchange masih ditutup dan akan dibuka pada Kamis (7/5)
Commodity: Gold -0.65%) $898.4/oz, Light Crude Oil (+0.4%) $54.07/barrel, Natural Gas (-0.4%) $3.6/mmbtu, CPO (-2.2%) 2.695 RMY, Nickel (+2.37) $11.875/ton, Tin (-0.8) $ 12.700/ton).
Suryadi@etrading.co.id, Research Team
Corporate news
MEDC melalui anak usahanya PT Medco E&P Indonesia akan menjual sebagian sahamnya di blok migasnya di Libya,K47 gunamenaikkan pendanaan untuk proyeknya di Indonesia, seperti proyek LNG Donggi-Senoro. Saat ini perseroan tengan mengkaji besaran saham dan perolehan dananya. Perseroan juga mengkaji opsi gadai saham di Blok 47 Libya untuk memperoleh pinjaman bank asing sebesar U$300 juta. (investor/fz)
BUMI: Telah Terbitkan MTN U$83,34 Jt
Hingga 1Q09, BUMI ternyata telah menambah penerbitan medium term notes (MTN) sebesar U$16,45 juta
menjadi U$83,34 juta dari akhir FY08 U$66,89 juta. Perolehan dana untuk capex FY09 sebesar U$500 juta.
Selanjutnya, perseroan menyatakan kesalahan pengetikan lap. keuangan 1Q09 yang menyebutkan
BUMI memiliki 95% saham KPC dan 100% Arutmin, seharusnya perseroan memiliki 13,6% saham KPC
dan 70% Arutmin. (kontan)
Bisnis mengatakan laba bersih dari 2Q09 hingga tahun depan diprediksi mulai tertekan beban bunga utang
jangka panjang senilai U$1,11 miliar atau Rp11,54 triliun.
ENRG: Peroleh 2 Kontrak Gas Batubara di Kalimantan
ENRG melalui dua anak usahanya yakni PT Artha Widya Persada dan PT Visi Multi Artha meraih kontrak pengembangan blok Gas Metana Batubara (GMB), meliputi Blok GMB Tabulako di Kalsel (100%) dan Blok GMB Sangatta-2 di Kaltim (70%). Sedangkan sisa saham kedua blok tersebut di miliki oleh BUMI.
Bonus tanda tangan yang diberikan ke pemerintah sebesar US$ 1,5 juta untuk blok GBM Sangatta-2 dan US$ 1 juta untuk blok GMB Tabulako. Perseroan dan BUMI berkomitmen mengeksplorasi blok tersebut selama 6 tahun dengan kontrak berlaku selama 30 tahun. Sementara itu, kedua blok tersebut memiliki kombinasi sumber daya gas sebesar lebih dari 1.5 trilyun kaki kubik gas.(detik/fz)
ELSA: Pertamina Tunjuk Danareksa untuk Beli Saham Elnusa
PT Pertamina menunjuk Danareksa Sekuritas sebagai penasehat keuangan untuk merealisasikan pembelian saham ELSA yang dimiliki PT Tridaya Esta. Namun, perseroan belum mengetahui besaran saham yang dilepas. (investor/fz)
LSIP: Bagi Dividen Rp 208/saham
RUPS menyepakati pembagian dividen LSIP sebesar Rp 208/saham atau Rp 278,846 miliar (30%), yang akan dibagikan pada 5 Juni09. Selanjutnya, capex FY09 dipatok sebesar Rp300 miliar yang berasal dari kas internal.(bisnis/fz)
TMAS: Cari Utang Rp110 M
TMAS mencari pinjaman bank sebesar U$10 juta atau Rp110 miliar dari capex FY09 senilai U$15 juta. Saat ini perseroan menjajaki pinjaman ke BMRI dan Syariah Mandiri. Selanjutnya, perseroan tidak akan membeli kapal lagi pada tahun ini karena pada 3Q09 akan memperoleh tiga dari delapan kapal yang dipesan tahun lalu. (bisnis/fz)
MLBI: Sepakati Bagi Dividen Rp15.000/saham
RUPS menyetujui pembagian dividen MLBI 2008 sebesar Rp15.000/saham atau Rp316,05 miliar yang akan dibagikan pada 14 Juni09. (investor/fz
No comments:
Post a Comment