Þ Rupiah di bawah Rp11,000
Company Focus
Þ Analyst Meeting WIKA.
News Highlight
Economic News
Þ Economic : Pasar Surat Utang Ikut Membaik
Þ Banking: Bank Segera Turunkan Bunga Kredit di 2Q09
Corporate News
Þ KAEF: Merger BUMN Farmasi Terancam Gagal
Þ WIKA: 1Q09, Raih Kontrak Baru Rp2,7 T
Þ SMCB: Akusisi Perusahaan U$50 Jt
Þ SMAR: 2H09, Bangun Pabrik CPO U$50 Jt
Þ BNBR: Revisi Laporan Keuangan Bakrie FY08 Bersifat Material
Þ BTEL: Duopoli SLI berakhir
Þ BUDI: Bagi Dividen Maksimal 40%
Þ LSIP: Akan Lunasi Utang U$13 Jt
Þ PGAS: Porsi Kepemilikan Pemerintah Naik
Rumours
Þ Investor asing dan lokal dikabarkan akan mengakuisisi 37% saham ELSA senilai dengan harga premium. Oleh karena itu, saham ELSA berpeluang menuju Rp400 per saham. (investor/fz)
Þ Dalam waktu dekat, KARK akan ekspansi di bidang energi dan pengadaan logistik tambang. Selain itu, dikabarkan perseroan akan menerbitkan MTN senilai U$90-100 juta. (investor/fz)
Technical Picks
Þ INDF (Rp 1.040) – SELL
Þ PGAS (Rp 2.325) – SELL
Þ JSMR (Rp 1.000) – Sell on Strength
Þ TLKM (Rp 7.450) – Sell on Strength
Download Full Report Technical Shot
Market Flash
Bravo untuk IHSG, indek sudah meningkat 16% ytd tertinggi kedua setelah korea 19%. Rupiah terus menguat dan menembus level fisikologi Rp11.000 menjadi Rp10,984. Rupiah masih akan menguat dan mampu menembut Rp10.000 dengan fundamental dan stabilitas politik yang membaik.
Turnover terus meningkat dan mencatat rekor baru kemarin, dengan nilai transaksi Rp4,7tn dan kita ikut merayakan dengan 25 pans Pizza. Hari ini, CPO menguat tajam 5,5% akibat dari supplai dan musim panen yang turun. Sejak awal tahun ini CPO di malaysia sudah meningkat 48,6%. Ini signal positif untuk saham seperti AALI, SGRO, LSIP dan INDF. Tetapi hari ini Teknikal Analyst kita bias menulis 4 rekomendasi dengan rating SELL, saya sepikiran dengan dia. Range indek di perkirakan akan di berkisar antara 1,400 – 1,600 dan saya melihat level 1,600 akan sangat sulit untuk di tembus maka dari itu saya melihat ini adalah level tertinggi untuk tahun ini.
Regional Pagi ini: Nikkei -0,72%, STI -2,2%, Kospi -0,77% dan SP/ASX 200 -0,23%
Commodity: CPO +5.5%Light Crude Oil (-0.7%) $49.07/barrel, Gold (+0.1%) $892.80/oz, dan Natural Gas (+0.4%) $3.70/mmbtu.
Dow Jones: Bursa US kembali turun setelah pemerintah melaporkan penurunan pada penjualan ritel dan Goldman Sachs Group Inc. menjual sahamnya untuk meningkatkan modal. Goldman Sachs Group Inc. turun 12% setelah membayar dana bailout. JP Morgan Chase & Co -8.9% dan American Express Co. juga turun 9.9%. Best Buy Co. dan Macy's Inc turun lebih dari 6.8% setelah data ekonomi menunjukkan bahwa pengangguran memaksa konsumen untuk memotong pengeluarannya. Indeks Standard & Poor's -2% ke level 841.5, Dow Jones -1.7% menjadi 7,920.18 dan Nasdaq -1.67% ke level 1,625.72.
Research Team
Analyst Meeting WIKA.
Penjualan FY2008 meningkat 53%
Wika mencatat total pendapatan FY08 sebesar Rp6,5tn atau naik 53% YoY dengan order book yang juga meningkat 40% FY08 menjadi Rp15,5tn.
Karena tingginya harga besi dan material lainnya seperti semen membuat gross margin perusahaan tertekan menjadi 6,7% di FY08 dari sebelumnya 8,7% di FY07.
Tahun 2008 adalah tahun pemangkasan keuntungan untuk sektor kontraktor. Penetapan pajak 3% dari revenue membuat perusahaan membayar pajak lebih banyak dari tahun sebelumnya. 23% net pembayaran pajak di FY07 menjadi 32% net pembayar pajak di FY08. Ini menekan laba bersih yang meningkat lebih lambat dari pendapatan WIKA, Net Income FY08 sebesar Rp156 miliar atau +21% YoY dengan net income margin yang tergerus dari 3% FY07 menjadi 2,4% FY08.
Target 2009
Wika menargetkan pendapatan 2009 akan meningkat 14% menjadi Rp7,4tn dan Lapa operational meningkat 12% menjadi Rp175 miliar.
Source: Company
Suryadi@etrading.co.id
Economic News
Economic : Pasar Surat Utang Ikut Membaik
Kemenangan partai pemerintah yang berkuasa dalam Pemilu 2009 menimbulkan sentimen yang sangat positif pada pasar SUN (Surat Utang Negara). Hal ini tercermin dalam lelang 3 seri SUN yang dilakukan pemerintah kemarin, dimana jumlah penawaran yang masuk adalah sebesar Rp14,570 triliun, dan dimenangkan Rp7,450 triliun, ujar Dirjen Pengelolaan Utang Rahmat Waluyanto Selain itu juga, kesepakatan negara-negara G20 untuk menyediakan dana sebesar US$5,5 triliun untuk mengatasi masalah krisis, turut mendorong sentimen positif pasar SUN. (Detik/dki)
Banking: Bank Segera Turunkan Bunga Kredit di 2Q09
Survei BI atas 44 bank menyimpulkan, bank segera menurunkan suku bunga kredit di 2Q09 dengan terlebih dahulu melakukan penurunan pada Cost of Fund, bunga simpanan diperkirakan turun dari rata-rata 8.49% menjadi 8.18% sedangkan suku bunga kredit diprediksi lebih rendah 20 bps dari level 12.24% - 12.31% menjadi 12.04% -12.11%. Penurunan disebabkan membaiknya pasar uang antarbank. (Kontan/li)
Corporate news
KAEF: Merger BUMN Farmasi Terancam Gagal
Kemenneg BUMN akan membatalkan rencana merger antara KAEF dan INAF jika komite privatisasi tidak menyetujui pembentukan holding BUMN farmasi. Hingga saat ini, belum ada kesepakatan persetujuan atas pembentukan holding farmasi tersebut. Adapun komite tersebut meliputi Menteri keuangan, Meneg BUMN, dan Dept. Kesehatan. (bisnis/fz)
WIKA: 1Q09, Raih Kontrak Baru Rp2,7 T
1Q09, WIKA memperoleh kontrak baru sebesar Rp2,71 triliun (+26,03% yoy) atau baru mencapai 28,85% dari target kontrak FY09 Rp9,39 triliun.
Kontrak baru tersebut meliputi kontrak konstruksi Rp195 miliar, pasokan batubara ke PLN Rp1,9 triliun, proyek Wika Beton Rp300,83 miliar, Wika Intrade Rp79,09 miliar, Wika Realty Rp110,77 miliar, Wika Gedung Rp90,54 miliar, dan Wika Insan Pertiwi Rp35,07 miliar. Sehingga total kontrak yang dipegang perseroan hingga Maret09 Rp10,5 triliun.
Sementar itu, perseroan memperoleh kontrak tol East-West Motorway sepanjang 400 km di Aljazair senilai Rp250 miliar yang ditargetkan akan dimulai akhir 1H09 dan rampung 3-4 tahun ke depan.
Selanjutnya, pendapatan 1Q09 naik 10,3% yoy sari Rp1,14 triliun jadi Rp1,26 triliun dengan kontribusi terbesar berasal dari jasa konstruksi Rp671,92 miliar (53,33%). (investor/fz)
SMCB: Akusisi Perusahaan U$50 Jt
SMCB mengakuisisi Holcim Sdn Bhd dari Holderfin senilai U$50 juta atau Rp550 miliar. Pendanaan berasal dari pinjaman bank lokal sebanyak 80-85% dan kas internal 15-20%. (investor/fz)
SMAR: 2H09, Bangun Pabrik CPO U$50 Jt
2H09, SMAR berencana membangun pabrik pengolahan CPO seperti olein, margarin, dan minyak goreng berkapasitas 800 ton per hari atau 240.000 ton per tahun senilai U$40-50 juta di Jakarta. Pendanaan berasal dari kas internal . (investor/fz)
BNBR: Revisi Laporan Keuangan Bakrie FY08 Bersifat Material
BEI menyatakan revisi laporan keuangan BNBR dan UNSP bersifat material. Oleh karena itu, BEI akan memanggil manajeman BNBR, UNSP dan auditor keuangannya pada pekan ini. Sebelumnya, terdapat 16 emiten yang merevisi lap. keuangannya meliputi ULTJ, GPRA, BDMN, AKSI. (investor/fz)
BTEL: Duopoli SLI berakhir
PT Bakrie Telecom Tbk secara resmi meluncurkan layanan SLI (dengan nomor pendek 009), mengakhiri duopoli layanan telepon internasional yang selama ini dikuasai Indosat dan Telkom. Sesuai dengan ketentuan pada saat tender, BTEL harus memberikan layanan dengan tarif yang lebih murah dari operator existing.
Tidak ada persoalan yang berarti menyangkut masalah interkoneksi, terutama dengan Telkom. Persoalan interkoneksi dengan Indosat masih ada sejumlah persoalan teknis.
BTEL masih membutuhkan waktu untuk pembukaan poin of interconnection (POI) karena belum semua operator membuka interkoneksi dan sebagian akan terlaksana secara bertahap. (bisnis/ja)
BUDI: Bagi Dividen Maksimal 40%
BUDI akan membagikan dividen 2008 maskimal Rp13,192 miliar 40% dari laba bersih FY08 Rp32,98 miliar. namun, masih menunggu RUPS pada Juni09. (kontan/fz)
LSIP: Akan Lunasi Utang U$13 Jt
LSIP akan melunasi sisa utang yang jatuh tempo Agust09 sebesar U$13 juta diantaranya pinjaman Club Deal yang dipimpin BBCA. Pendanaan berasal dari kas internal yang hingga akhir 2008 mencapai Rp1,03 triliun. (kontan/fz)
PGAS: Porsi Kepemilikan Pemerintah Naik
Porsi kepemilikan pemerintah di PGAS naik dari 54,58% jadi 56,46%. Pasalnya, perseroan menerbitkan saham baru senilai Rp99,272 miliar yang merupakan hasil konversi Dana Proyek Pemerintah. (kontan/fz)
eTrading News, April 2009
No comments:
Post a Comment