Sunday, April 19, 2009

market 200409

Email berisi lampiran
image001.wmz (6KB)



Market Flash

Þ Commodity rally is expected today

News Highlight

Economic News

Þ Economic: Indonesia Dapat Komitmen Utang US$2 Miliar dari World Bank

Þ Banking: Bank BUMN Minta Dividen Tak Lebih 10%

Corporate News

Þ PGAS:Pemerintah Tambah 8% saham

Þ UNTR: Volume Penjualan 1Q09 Terpangkas 46% yoy

Þ UNSP: Moody's Turunkan Prospek jadi Negatif

Þ TOTL: 1Q09, Raih Kontrak Baru Rp571,5 M

Þ APOL: Raih Kontrak U$60 juta

Þ SMRA: Agung Podomoro Bantah Akuisisi SMRA

Þ GJTL: Moody's Turunkan Rating jadi Caa1

Rumours

Þ TBLA akan membagikan dividen 2008 sebesar Rp50 per saham. investor/fz)

Þ Capitaland Singapore, perusahaan properti asal Singapura berniat menjadi pemegang saham SMRA dengan mengkauisisi 15% saham perseroan. Namun, kabar tersebut dibantah perseroan. (kontan/fz)

Technical Picks

Þ IHSG (1634.7) – Profit Taking

Þ BDMN (Rp 2.850) - SELL

Þ CTRA (Rp 465) – SELL

Þ ITMG (Rp 14.750) – SELL

Download Full Report Technical Shot
































Market Flash

Pagi ini rata-rata index di regional bergerak flat dan turun, sementara kita mengharapkan indonesia akan di warnai dengan rally pada sektor commoditas. Top Pick kita adalah BUMI, BUY, TP:Rp1,300. Harga Timah melojak 5% ini membuat Call Buy untuk TINS Pagi ini. Harga CPO juga terus begerak ke utara, Recomendasi kita Buy kita, AALI, LSIP, SGRO dan INDF. Good luck.



Regional Pagi ini: Nikkei225 (-0,03%) 8.904,84. S&P/ASX 200 (-0,01%) ke 3.776,30. Kospi (+0,09%) ke 1.330,16. STI (-1,11%) ke level 1.875,54

Commodity: CPO(+3.1%) 2.487 RMY, Light crude oil (-0.3%) $50.20/barrel, Natural gas (-0.9%) $3.70/mmbtu, Gold (+0.1%) $868.40/oz, Coal (-0.1%) $63.12/ton, Nickel (+1.6%) $12.425/ton, Tin (+5.2%) $12.180/ton.

Harga minyak pengiriman bulan Mei turun 18 sen, menjadi US$ 50,24 per barrel di NYMEX pada 7:37 pm waktu Singapura. Harga minyak naik 35 sen (+0,7%) menjadi US$ 50,33 per barrel pada 17 April kemarin, seiring peningkatan produksi minyak di China sebanyak 29,4 juta metric ton minyak atau 6,92 juta barrel per hari.

Dow Jones: Bursa US kembali menguat, Obama Akan meminta pertanggung jawaban Bank di US. Indeks S&P 500 +0.5% ke level 869.60, Nasdaq +0.16% menjadi 1,673.07 dan Dow Jones naik 5.90 point menjadi 8,131.33.

Dua orang pembuat kebijakan The Fed mempertahankan kebijakan dana pinjaman darurat dan mengatakan bahwa program ini tidak akan menyebabkan risiko inflasi yang signifikan bagi wajib pajak. Para pembuat kebijakan menggunakan contoh dari masa lalu untuk menetapkan kebijakan ekonomi dengan menyediakan kredit kepada perusahaan dan memangkas suku bunga.

The Fed merencanakan untuk membeli mortgage backed securities senilai $1.25T tahun ini dan menyediakan pendanaan untuk backed securities denagn meminjamkan ke bisnis kecil. Presiden Barack Obama mengatakan akan meminta akuntabilitas dari setiap bank US yang mensyaratkan tambahan pembayaran pajak.

Regulator keuangan US telah menetapkan tanggal 4 Mei sebagai deadline dari hasil stress test yang dilakukan terhadap 19 perusahaan keuangan, termasuk diantaranya : Citigroup Inc.,Bank of America Corp., JP Morgan Chase & Co., Goldman Sachs Group Inc., GMAC LLC and Metlife Inc. Tes ini dilakukan untuk mengetahui apakah perusahaan memiliki modal yang cukup untuk dua tahun mendatang apabila keadaan ekonomi menurun. Bursa US minggu kemarin naik dengan Indeks Standard & Poor's mencatat keuntungan tertinggi sejak 1938 yang disebabkan oleh keuntungan dari Goldman Sachs dan JP Morgan.





Research Team



Economic News

Economic: Indonesia Dapat Komitmen Utang US$2 Miliar dari World Bank

World Bank memberi pinjaman siaga atau standby loan yang bisa ditarik sewaktu-waktu sebesar US$2 miliar sehingga total pinjaman yang bisa dicairkan menjadi US$2.5 miliar dari keseluruhan komitmen US$5.5 miliar. Per Februari 2009, posisi utang pemerintah mencapai Rp1.695 tn, Rp752 tn merupakan utang luar negeri. (kontan/li)



Banking: Bank BUMN Minta Dividen Tak Lebih 10%

Bank-bank BUMN meminta adanya keringanan DPR (dividend pay out ratio) dari 50% menjadi 5-10% dari laba bersih FY08. Namun pemerintah masih belum memberi keputusan tentang besaran dividen untuk masing-masing bank BUMN. (kontan/li)

Comment:

Laba bersih Bank BUMN FY08:

BBRI =Rp5.958tn FY08. Jika DPR=5%, Dividend = Rp23.6/saham; 10% = Rp47.2/saham

BMRI =Rp5.313tn FY08. Jika DPR= 5%, Dividendn = Rp12.6/saham; 10% = Rp25.1/saham

BBNI =Rp1.222tn FY08. Jika DPR= 5%, Dividend =Rp4/saham ; 10%- Rp8

Rendahnya DPR berpengaruh positif terhadap permodalan bank dengan biaya yang paling murah

dibanding pendanaan lainnya. Dari segi valuasi jika besaran DPR ini berlanjut hingga FY09,

akan mengakibatkan saham bank tidak favorable.



Corporate news

PGAS:Pemerintah Tambah 8% saham

Pemerintah menambah 7,99% saham PGAS jadi 13,58 miliar saham melalui penerbitan rights issue untuk mengonversi utang ke pemerintah. Saat ini kepemilikan saham pemerintah di PGAS jadi 56,46% dari 43,54% dan publik jadi 43,54% dari 45,42%.(bisnis/fz)



UNTR: Volume Penjualan 1Q09 Terpangkas 46% yoy

UNTR mencatat volume penjualan alat berat pada 1Q09 turun 46,23% yoy dari 1.168 unit jadi 628 unit. Penurunan terbanyak pada sektor kehutanan 81,03% dari 116 jadi 22 unit dan perkebunan -76,51% dari 298 jadi 70 unit. Sedangkan sektor pertambangan turun 19% dari 563 jadi 456 unit. Kapitalisasi pasar perseroan sebanyak 50,3%. (investor/fz)



UNSP: Moody's Turunkan Prospek jadi Negatif

Moody's Investors Service Inc menurunkan rating UNSP dari B2 jadi B3 dengan prospek negaitf serta prospek obligasi globalnya yakni BSP Finance BV U$160 juta. Penurunan tersebut karena kondisi keuangan BNBR dikhawatirkan berdampak negatif terhadap keuangan dan likuiditas perseroan serta direvisinya lap.keuangan FY08. (investor/fz)



TOTL: 1Q09, Raih Kontrak Baru Rp571,5 M

1Q09, TOTL memperoleh 10 kontrak baru sebesar Rp571,5 miliar atau naik 53,9% yoy. Kontrak tersebut meliputi pembangunan gerai RALS ddi Kalimantan, Sulawesi, dan IrianJaya serta rumah sakit, perkantoran, dan ruko di Central Park. (kontan/fz)



APOL: Raih Kontrak U$60 juta

APOL memperoleh kontrak jasa pengangkutan migas sebesar U$60 juta atau Rp600 miliar. Selanjutnya, perseroan akan mengonversi kapal tanker perseroan jadi FSO berkapasitas 700.000 barel. Saat ini perseroan mengincar angkutan batubara domestik sebanyak 80-90 juta ton pada 2010. (bisnis/fz)



SMRA: Agung Podomoro Bantah Akuisisi SMRA

Adung Podomoro Group membantah kabar yang mengatakan perseroan berniat mengakuisisi SMRA melalui backdorr listing, walaupun dapat memperluas pangsa pasar perseroan. (investor/fz)



GJTL: Moody's Turunkan Rating jadi Caa1

Moody's Investors Service Inc memangkas rating GJTL serta obligasi GT 2005 Bonds V U$420 juta dari B2 jadi Caa1 dengan prospek negatif. Penurunan tersebut terkait refinancing utang obligasi pada Juli09 dan pelemahan operasional akibat anjloknya permintaan dan nilai tukar rupiah. (investor/fz)







eTrading News, April 2009

No comments: