Tuesday, October 14, 2008

MARKET

IHSG Naik Pesat. IHSG kemarin (14/10) ditutup naik dikarenakan
naiknya bursa regional menyusul langkah penyelamatan ekonomi global
oleh berbagai negar maju. Naiknya bursa pada kali ini juga ditunjang
dari adanya buyback oleh emiten-emiten BUMN, bahkan ada beberapa
BUMN terkena auto reject karena naik terlalu pesat. Saham –saham
yang naik pesat kemarin adalah sebagian besar saham BUMN seperti
saham Elnusa (ELSA) naik 10% di level Rp 154, Timah (TINS) naik
19% di level Rp 1320, Wijaya Karya (WIKA) naik 9,94% di level Rp
199, Bank BNI (BBNI) naik 10% di Rp 660 dan Telkom (TLKM) naik
9,85% di Rp 7250.
Wall Street Melemah. Bursa Wall Street semalam (15/10) terpantau
melemah seiring dengan kekhawatiran terhadap outlook pendapatan
perusahaan di masa depan yang mengalahkan sentimen positif dari
usaha pemerintah untuk menjamin likuiditas perbankan. Kekhawatiran
terhadap outlook perusahaan dipicu oleh PepsiCo yang mencatatkan
pendapatan di bawah ekspektasi. Hal ini juga membuat harga minyak
melemah semalam. Melemahnya Wall Street ini akan menjadi sentimen
negatif bagi perdagangan di BEI hari ini.
IHSG Diperkirakan Akan Bergerak Terbatas : Imbas Melemahnya
Bursa Regional. Laju kenaikan IHSG pada hari ini (15/10) tampaknya
akan sedikit melambat. Hal ini karena bursa asia pada pagi ini terpantau
melemah seiring dengan kembali memburuknya outlook ekonomi global
akibat adanya ekspektasi kinerja emiten-emiten perusahaan besar dunia
yang akan melemah.
Bursa Nikkei pada pagi ini turun 0,62%, Kospi turun 1,13% dan
Australia turun 1.13%. Kenaikan IHSG pada hari ini masih mungkin
terjadi imbas dari aksi buy back yang dilakukan berbagi emiten
khususnya BUMN.
Namun saham-saham berbasis komoditas yang tiadk melakukan buy
back pada hari ini akan tertekan mengingat harga minyak yang kembali
terpuruk di level US$ 77 per barel setelah sebelumnya dilevel US$ 83
per barel.
Investor pada hari ini direkomendasikan untuk mengkoleksi sahamsaham
yang melakukan buyback atau yang melakukan tender offer
seperti Saham WIKA, PGAS, JSMR, MEDC, PTBA, TINS, SMGR,
TLKM, ISAT, MIRA dan BNII.

No comments: