likuiditas perdagangan (Rp2,6 triliun) disertai dengan penguatan
pada sektor batubara dan perkebunan. Indeks berhasil ditutup di
teritori positif (+0,6%) di level 2144,8. Penguatan indeks
kemarin lebih ditopang oleh reboundnya harga minyak dunia dan
beberapa komoditas energy-related lainnya.
Bursa US sendiri semalam kembali menguat signifikan
seiring dirilisnya data GDP 2Q08 yang mencapai 3,3% (cons.
2,7%), ditambah data pengangguran yang lebih baik dari
ekspektasi pasar. Terkoreksinya harga minyak dunia (US$115,6)
juga memberi tambahan tenaga bagi indeks Dow untuk menguat
1,85%. Seluruh bursa Asia pada perdagangan hari ini dibuka
menguat dengan kisaran 1-1,5% terkait terkoreksinya harga
minyak dan membaiknya perekonomian makro US.
Bursa Indonesia hari ini masih memiliki potensi
penguatan pada saham-saham sektor banking dan consumer,
dan beberapa emiten yang hari ini mengeluarkan better-thenexpected
results 1H08 seperti TINS, ISAT dan INDF (kecuali
ANTM). Sementara sektor Energy dan CPO diperkirakan akan
mengalami koreksi seiring potensi profit taking yang cukup besar.
Rentang pergerakan indeks akan berada pada kisaran 2125 –
2170.
Daily Content
Company Review:
• Gigantic new subcriber in 2Q2008
News Highlights :
• INDF: Laba 6M08 melejt 125%.
• BSDE: Laba 1H08 naik 191,5%
• TINS: Penjualan stagnant laba naik 42%
• ANTM: Laba 6M08 tergerus 49% YoY
• Economic: Pemerintah Potensi Kehilangan $75 milliar
(Bisnis)
• Economy : Mall dan PLN Sepakati Penghematan Listrik
(Jakarta Post)
• BBIA: bentuk bank induk di Indonesia (Investor)
• BBRI: Januari-Juni, 95% target kredit tercapai (Investor)
Technical Picks :
• AKRA (Rp 1.230) – Sell on Strength
• BBCA (Rp 3.100) - HOLD
• INDF (Rp 2.090) - BUY
• ITMG (Rp 27.350) – Sell on Strengt
Thursday, August 28, 2008
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
No comments:
Post a Comment