IHSG Anjlok di Posisi Terendah 2008
IHSG pada perdagangan kemarin kembali ditutup anjlok pesat. IHSG
turun 76,341 point atau turun 3,68% dan ditutup pada level 2057,679
yang merupakan posisi terendahnya di tahun 2008 ini. Indeks saham –
saham unggulan LQ45 juga anjlok pesat 18,76 poin atau turun 4,27%
dan ditutup pada level 421,165.
Penurunan bursa ini tak lepas dari turunnya saham – saham
pertambangan menyusul sentimen negatif turunnya harga komoditas.
Saham – saham tambang yang turun pesat adalah saham MEDC turun
13,02% jadi Rp 4175, TINS turun 11,54% jadi Rp 2300, ELSA turun
8,33% jadi Rp 275, INCO turun 7,74% jadi Rp 3575 dan ANTM turun
7,34% jadi Rp 1830.
Wall Street Melemah Didorong Saham Finansial.
Bursa saham Wall Street kembali dihantui kekhawatiran krisis kredit
pada perdagangan semalam dan ditutup melemah. Beberapa bank besar
mengalami downgrade dan writedown, sehingga saham finansial
kembali memperoleh tekanan. Saham JPMorgan tertekan 9.48% ke level
$37.92 setelah mereka mencatatkan kerugian $1.5 miliar sepanjang
kuartal ini. Goldman Sachs anjlok 6% ke level $167.30 setelah
mengalami downgrade dari Deutsche Bank dan analis Oppenheimer
yakni Meredith Whitney.
Wachovia meningkatkan laporan kerugian kuartal keduanya menjadi
$9.1 miliar dan mereka menyatakan akan memangkas tenaga kerja.
Richard Fisher, Presiden Dallas Fed juga menumbuhkan sentimen
negatif setelah mengungkapkan bahwa perekonomian AS berada dalam
periode perlambatan growth yang panjang dan bahkan tahun ini bisa
menciut.
IHSG Diperkirakan Akan Mencari Arah Pada Hari Ini
IHSG pada perdagangan hari ini (13/8) diperkirakan akan bergerak
sideways. Hal ini karena masih besarnya tekanan sentiment negative dan
sentiment psoitif di saat yang bersamaan akan berpotensi membuat pasar
bergerak sideways.
Sentiment negative berasal dari turunnya bursa AS semalam dan
sebagian besar bursa regional pada pagi ini. Sementara itu sentiment
positif berasal dari kemungkinan aksi beli kembali investor atas saham –
saham unggulan yang kebanyakan telah berada pada area jenuh jual.
Sementara itu harga minyak melemah semalam di level US$ 113 per
barel. Hal ini tentu akan menjadi sentiment negative lanjutan bagi saham
komoditas.
Saham – saham yang patut dikoleksi pada hari ini adalah saham – saham
unggulan yang telah turun pesat belakangan ini dengan rekomendasi buy
on weakness. Saham –saham yang menarik adalah Saham BNBR, ASII,
INDF, ELTY, BUMI, PGAS, TINS, ISAT, BTEL, dan KARK.
Tuesday, August 12, 2008
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
No comments:
Post a Comment