Sunday, August 10, 2008

HIGHLIGHTS

ITMG Melesat Naik, Imbas Naiknya Harga
Minyak
Saham emiten batubara , PT Indotambang Megah
Raya (ITMG) pada perdagangan akhir pekan lalu
(8/8) bergerak impresif. Saham ITMG jumat lalu
berhasil naik Rp 1600 atau naik 6,25% dan
ditutup pada level harga Rp 27.200. Kenaikan
pesat saham ITMG ini didorong oleh naiknya
kembali harga minyak jumat lalu, membuat
investor memburu kembali saham ITMG. Akan
tetapi saham ITMG pada perdagangan hari ini
(11/8) berpotensi melemah menyusul anjloknya
harga minyak di level US$ 115 per barel akibat
rally dolar AS terhadap mata uang utama lainnya.
Hal ini tentunya akan menjadi sentiment negative
atas saham ITMG hari ini. Support saham ITMG
di level Rp 25.100 dan Resistance pada level Rp
29.650.
Rekomendasi : Sell on Strength
Support Rp 25.100
Resistance Rp 29.650

BBRI Jeblok Turun 3,20% Akhir Pekan Lalu
Saham emiten perbankan, PT Bank BRI (BBRI)
jumat lalu (8/8) bergerak negatif. Saham BBRI
turun Rp 200 atau turun 3,20% dan ditutup pada
level harga Rp 6050. Hal ini dipicu oleh kembali
naiknya minyak diatas level US$ 120 per barel
jumat lalu membuat investor melakukan aksi jual
terhadap saham BBRI. Akan tetapi pada
perdagangan hari ini (11/8) saham BBRI
berpotensi melakukan rebound. Hal ini
dikarenakan pada penutupan akhir pekan lalu
harga minyak berakhir anjlok pesat di level US$
115 per barel. Hal ini tentunya akan menjadi
sentimen positif bagi saham BBRI pada hari ini.
Support saham BBRI di level Rp 5300 dan
Resistance di level Rp 6400.
Rekomendasi : Buy on Weakness
Support Rp 5300
Resistance Rp 6400

Heidelberg Incar SMCB
Perusahaan semen kelas dunia Heidelberg,
dikabarkan akan mengincar 7-10% saham PT
Semen Cibinong (SMCB). Hal ini dilakukan
guna meningkatkan dominasi Heidelberg dalam
industri semen di tanah air. Hal ini ditunjang
dengan prospek industri semen yang masih cerah
menyusul masih tingginya permintaan semen
nasional khususnya untuk proyek infrastruktur
kedepan. Akan tetapi belum ada konfirmasi resmi
dari berbagai pihak yang terkait mengenai hal ini.
Heidelberg sendiri saat ini merupakan pemilik
mayoritas dari emiten semen PT Indocement
Tunggal Prakarsa (INTP).
Rekomendasi : Buy
Support Rp 1750
Resistance Rp 1100

Bentoel Bangun 8 Pabrik Baru
Emiten rokok PT Bentoel (RMBA) kedepan
menargetkan mampu memproduksi 20 Milyar
batang Rokok pada tahun 2009. Untuk
mewujudkan hal tersebut maka perseroan baru
saja mulai membangun 8 pabrik baru senilai Rp
800 Milyar dan juga menambah beberapa mesin
baru.
Rekomendasi : Long Term Buy
Support Rp 450
Resistance Rp 650

No comments: