Tuesday, August 5, 2008

HIGHLIGHTS

BBRI Menanjak Naik 4,71%, Imbas
Turunnya Minyak dan Kinerja Semester 1
Saham emiten perbankan, PT bank BRI
(BBRI) ada perdagangan kemarin berhasil
(5/8) naik. Saham BBRI naik 2,54% atau
naik Rp 150 dan ditutup pada level harga Rp
6050. Saham BBRI naik dipicu oleh turunnya
harga minyak dan efek dari perbaikan kinerja
di semester 1 lalu. Pada perdagangan hari ini
saham BBRI diperkirakan masih akan
melanjutkan kenaikan. Pasalnya semalam
harga minyak kembali melemah di level
dibawah US$ 120 per barel tepatnya di US$
119 per barel. Lalu juga ditambah lagi
dengan sentiment positif naiknya bursa AS
semalam akan menjadi tambahan bahan
bakar kenaikan saham BBRI dalam jangka
pendek. Support saham BBRI Rp 5300 dan
Resistance di level Rp 6400.
Rekomendasi : Buy
Support Rp 5300
Resistance Rp 6400

Saham BNBR Jeblok, Bergerak Dengan
Tren Negatif
Saham Grup Bakrie, PT Bakrie and Brother
(BNBR) pada perdagangan kemarin (5/8)
turun pesat. Saham BNBR turun Rp 30 atau
turun 8,22% dan ditutup pada level harga Rp
335. Turunnya saham BNBR ini semakin
menegaskan pergerakan saham BNBR
dengan tren negative sejak 2 Juli lalu. Secara
teknikal dalam jangka pendek saham BNBR
berpeluang untuk melakukan rebound
teknikal dalam jangka pendek. Pasalnya
indikator RSI (Relative Strength Index)
saham BNBR saat ini berada pada area jenuh
jual. Saat ini nilai RSI saham BNBR berada
pada level 13,51 atau sudah jauh dibawah
level 30,00.
Rekomendasi : Buy
Support Rp 300
Resistance Rp 405

SMGR Cukup Menarik Hari Ini
Saham emiten semen BUMN, PT Semen
Gresik (SMGR) pada perdagangan hari ini
(6/8) cukup menarik dikoleksi. Hal ini karena
turunnya harga minyak dibawah level US$
120 per barel semalam akan menjadi
sentiment positif bagi saham SMGR yang
bergerak sensitive akan pergerakan harga
minyak dan inflasi. Secara teknikal saham
SMGR layak dikoleksi dalam jangka pendek.
Pasalnya saat ini indikator Moving Average
jangka pendek sedang akan menembus ke
atas indikator Moving Average jangka
panjangnya. Saat ini saham SMGR berada
pada level harga Rp 3975. Support saham
SMGR pada level Rp 3900 dan Resistance
level di Rp 4150.
Rekomendasi : Buy
Support Rp 3900
Resistance Rp 4150

Harga Batubara Anjlok, Saham PTBA
Berpotensi Turun
Turunnya harga minyak semalam membuat
harga batubara terpantau melemah. Harga
batubara anjlok 4,42% dan ditutup pada level
US$ 115 per MT. Hal ini berarti harga
batubara telah anjlok pesat sebesar US$ 15
hanya dalam kurun waktu kurang dari satu
minggu. Hal ini tentunya akan menjadi
sentiment negative bagi saham emiten
batubara , PT Tambang Batubara Bukit Asam
(PTBA) dalam jangka pendek. Secara
teknikal hal itu juga dikuatkan dengan
indikator moving average jangka pendek
saham PTBA masih berada di bawah
indikator moving average jangka panjangnya
yang menandakan saham PTBA masih
berpotensi melemah dalam jangka pendek.
Rekomendasi : Sell
Support Rp 10.850
Resistance Rp 13.950

No comments: