Laba bersih semester I 2008 International Nickel Indonesia (INCO) anjlok
58,18 % menjadi $295,6 juta atau 0,03 per saham dibanding periode sama
tahun sebelumnya yang meraih laba bersih $707 juta atau 0,07 per saham.
Keterangan kamis menyebutkan penjualan turun jadi $819,15 juta dari
$1,30 miliar dengan laba kotor tertekan menjadi $430,4 juta dari $997,4
juta. Sementara laba usaha perseroan turun menjadi $412,65 juta dari
$969,46 juta.Sedangkan pendapatan lain-lain turun menjadi $9,93 juta dari
sebelumnya $40,72 juta membuat laba sebelum pajak menjadi $422,59
juta dari $1,01 miliar sebelumnya.
PT Telkom memperkirakan pertumbuhan akan turun sebesar 11 persen
tahun ini ketika perseroan terpaksa menurunkan tarif untuk bersaing
dengan kompetitor. "Kita harus sesuaikan harga dengan kompetitor," kata
Rinaldi Firmansyah presiden direktur perseroan. Pendapatan Telkom tahun
lalu naik 16 persen menjadi Rp.59,4 triliun. Naiknya kompetisi di sektor
seluler indonesia memaksa anak usaha perseroan Telkomsel juga
melakukan perang tarif dan banyak iklan. Perseroan menurut Rinaldi juga
akan mengembangkan pasar televisi kabel dan jaringan.
PT Perkebunan Nusantara III (PTPN) menargetkan dana dari hasil
penawaran umum perdana saham (Initial Public Offering/IPO) sebesar Rp
1,7-2 triliun."Target dana IPO kami sekitar Rp 1,7-2 triliun," ungkap
Direktur Perencanaan dan Pengembangan PTPN III, Chairul Muluk di Jakarta
kamis.Dana tersebut akan digunakan untuk penambahan landbank
sebanyak 20 ribu hektar untuk tahap pertama, pembangunan pabrik kelapa
sawit, penanaman lahan dan rehabilitasi lahan.
Perolehan laba PT Medco Energy Tbk (MEDC) dipastikan bakal melewati US$
300 juta, terutama dikontribusikan oleh masuknya sebagian hasil penjualan
PT Apexindo Pratama Duta Tbk (APEX)."Laba tahun ini yang jelas akan
sangat tinggi karena masuknya sebagian hasil penjualan Apexindo pada
Oktober nanti," ujar Direktur Keuangan MEDC, Cyrill Noerhadi usai RUPSLB
di Graha Niaga, Jl Jend Sudirman, Jakarta, Kamis (7/8/2008).Penjualan
1.287.045.106 saham APEX milik MEDC di harga Rp 2.450 per saham ditaksir
mencapai US$ 340,9 juta. Mekanisme pembayaran PT Mitra Rajasa Tbk
(MIRA) selaku pembeli APEX dilakukan dalam dua cara. Pertama, secara
tunai sebesar US$ 272,7 juta. Sisanya dibayarkan dengan obligasi
berjaminan 1 tahun senilai US$ 68,2 juta. Pada semester I lalu, MEDC
membukukan laba bersih sebesar US$ 62 juta. Sebagaimana dikatakan
Cyrill, seluruh dana penjualan APEX akan dimasukkan dalam saldo laba
perseroan di tahun 2008. Dengan asumsi tersebut, perolehan laba MEDC
tanpa memperhitungkan laba semester dua mendatang, minimal akan
sebesar US$ 334,7 juta.Tahun 2007 lalu, perolehan laba MEDC hanya
sebesar US$ 6,5 juta. Dengan perkiraan minimal tahun ini MEDC akan
membukukan laba sebesar US$ 334,7 juta, maka pertumbuhan laba year on
year MEDC dipastikan akan mencapai 5.000% lebih.
Thursday, August 7, 2008
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
No comments:
Post a Comment